File UFO Mengungkap Pengalaman Astronot Apollo Melihat Benda Misterius di Luar Angkasa
Kumpulan pertama file rahasia terkait UFO yang telah ditunggu-tunggu publik terungkap Jumat lalu.
File-file tersebut telah mengungkapkan pengalaman mengejutkan para saksi atas fenomena yang tidak dapat dijelaskan, termasuk selama misi Apollo ke bulan.
Mengutip laporan Daily Mail, Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah merilis ratusan halaman dokumen, foto, dan rekaman audio yang diklaim sebagai bukti penampakan alien sejak tahun 1940-an.
Di antara yang mencuri perhatian adalah transkrip misi bulan Apollo 12 dan Apollo 17.
“File tersebut juga berisi kumpulan gambar yang diambil oleh para astronot di bulan dan juga mengungkap beberapa penemuan benda-benda aneh yang konon terlihat melayang saat mereka mendarat,” lanjut Daily Mail.
Selama misi Apollo 17 pada tahun 1972, astronot Gene Cernan, Jack Schmitt dan Ron Evans melaporkan melihat benda terang berputar dan berkedip di luar angkasa.
Cernan juga mengatakan bahwa ia juga melihat benda tersebut dan yang jelas itu bukanlah partikel yang ada di dekatnya karena ada benda lain yang bisa dilihat untuk membuat perbandingan tiga dimensi.
“Bendanya terang, jelas berputar karena berkedip. Bahkan, jauh juga seperti yang saya katakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sepertinya berputar cepat karena kilatan cahaya datang pada waktu yang tepat.

“Saat kita melihat kembali ke Bumi, objek tersebut berada di sekitar posisi jam 11, mungkin sekitar 10 atau 12 diameter Bumi. Saya tidak yakin apakah itu membantu atau tidak, tapi pasti ada sesuatu di luar sana,” katanya.
Selama pendaratan di bulan pada tahun 1972, yang merupakan kali terakhir NASA mengirim manusia ke permukaan bulan, kru Apollo 17 juga melaporkan melihat beberapa benda kecil bergerak di dekat pesawat luar angkasa tersebut selama penerbangan.
“Ada beberapa serpihan yang terang dan sesuatu yang melayang ketika kami sedang lakukan operasi,” tambah Ron.
Astronot tersebut mengungkapkan bahwa tak lama setelah mereka mengaktifkan pendorong untuk mengubah arah, para kru mulai melihat partikel terang dan puing-puing bergerigi yang melayang melewati jendela.

Jack mengatakan itu tampak seperti “Fourth of July” di luar jendela Evans, dengan potongan-potongan besar dan terang berputar perlahan di sekitar kapsul.
Astronot tersebut juga menggambarkan benda aneh tersebut sebagai sepotong bahan padat, bukan cairan, sangat terang, dan sebagian besar bergerak bersama pesawat ruang angkasa tetapi ada juga yang bergerak lebih cepat. Evans juga dikabarkan mengambil gambar objek tersebut.
Malah, tiga tahun lebih awal, misi Apollo 12 ke bulan juga dilaporkan dengan berita penampakan objek aneh ketika mereka menghampiri permukaan bulan.
Seorang astronot mengungkapkan bahwa tak lama setelah mereka mengaktifkan pendorong untuk mengubah arah, para kru mulai melihat partikel terang dan puing-puing bergerigi beterbangan melewati jendela.
Sambil melihat melalui teleskop khusus yang disebut Teleskop Optik Penyelarasan di bagian langit yang gelap, seorang astronot di modul bulan melaporkan melihat cahaya terang dan partikel yang melaju kencang.
Tiga anggota awak, termasuk Pete Conrad dan Alan Bean di pesawat ruang angkasa bernama “Intrepid” dan Dick Gordon di “Yankee Clipper,” mengatakan benda-benda tersebut tampaknya datang dari belakang pesawat ruang angkasa, sebelum melaju ke luar angkasa.
“Mereka benar-benar meluncur keluar dari sini dan meluncur menuju bintang-bintang,” kata Bean.
Sementara itu, sekretaris pers NASA, Bethany Stevens, mengatakan NASA memuji arahan pemerintah Presiden Trump untuk memberikan lebih banyak transparansi kepada masyarakat Amerika tentang fenomena anomali tak teridentifikasi (UAP).
“NASA berkontribusi pada upaya antarlembaga yang dipimpin oleh Departemen Perang dan Kantor Resolusi Anomali Semua Domain (AARO), dan kami mendukung upaya mereka untuk berbagi lebih banyak informasi dengan publik.
“NASA akan melanjutkan misi eksplorasi dan penemuan kami, memajukan pemahaman kita tentang planet ini dan alam semesta di sekitar kita,” tambahnya.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.