PERTANYAAN
Assalamualaikum, Tanya pak ustad, Sudah sering terjadi diwaktu salat berjamaah, ada hp bunyi kenceng, bahkan sampai selesai salat. Hukum mematikan hp dilantai, pas kita posisi berdiri apa boleh kita mematikan hp. Wassalamu’alaikum
JAWABAN
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Boleh, matikan saja.. walau harus mengambil HP di bawah. Asalkan posisi badan masih tetap menghadap kiblat. Gerakan seperti itu adalah gerakan untuk menyempurnakan shalat dan mengamankan shalat orang banyak. Sebab suara HP tersebut mengganggu orang lain.
Bukti : Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
(Bunuh dua singa saat shalat: ular dan kalajengking) Diriwayatkan oleh Ahmad dan Para Sahabat Sunan. Hadits tersebut baik dan benar.
“Bunuhlah oleh kalian dua binatang hitam saat kalian shalat: ular dan kala jengking.” (HR. Ahmad No. 7379, Syekh Syu’aib Al Arnauth berkata: sanadnya shahih. Lihat Tahqiq Musnad Ahmad No. 7379)
Syekh Sayyid Sabiq Rahimahullah berkata:
Membunuh ular, kalajengking, tawon, dan makhluk berbahaya lainnya, meskipun membunuh mereka memerlukan banyak pekerjaan
“(Dibolehkan) Membunuh ular, kalajengking kumbang dan yang semisalnya yang bisa mengganggu shalat, walau pun dengan gerakan yang banyak untuk membunuhnya.” (Fiqhus Sunnah, 1/261)
Hadits lainnya:
Atas izin Aisyah, dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, sedang shalat di dalam rumah dan pintunya tertutup, lalu aku datang dan memintanya dibukakan, dan dia berjalan dan dibukakan untukku, lalu dia kembali ke tempat shalatnya. Dia menggambarkan bahwa pintunya ada di kiblat. Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, Al-Nasa’i, dan Al-Tirmidzi yang menggolongkannya sebagai hasan.
Dari Aisyah beliau berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam shalat di rumah dan pintu di depannya tertutup, ketika aku datang aku minta pintunya dibukakan. Maka beliau berjalan dan membuka pintu lalu kembali shalat.” ‘Aishah berkata bahwa pintunya menghadap ke arah kiblat. (HR. Ahmad No. 24027, Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata: hasan. Tahqiq Musnad Ahmad No. 24027)
Syekh Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr Hafizhahullah menjelaskan:
Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada salahnya melakukan pekerjaan shalat seperti itu. Karena Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melakukan apa yang dia lakukan, dan dia adalah panutan dan teladan, semoga doa, kedamaian, dan berkah Tuhan tercurah padanya.
Maka, hadits ini menunjukkan bahwasanya hal yang semisal perbuatan ini adalah tidak apa-apa dilakukan saat shalat, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukannya, dan dia adalah teladan dan contoh. (Syarh Sunan Abi Daud, 117. Al Misikat)
Wallahu A’lam
Farid Nu’man Hasan
Terkait
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch