Kasus Menghentak Kepala: Polisi Selidiki Secara Paralel, Bukan Melindungi Petugas – Ayob Khan
GEORGE TOWN, 23 April (Bernama) — Polisi sedang melakukan penyelidikan paralel, yaitu penyelidikan kriminal dan sekaligus penyelidikan disipliner terkait insiden viral yang melibatkan seorang polisi yang diduga menginjak kepala seorang pria saat penangkapan di Kulim, Kedah baru-baru ini.
Wakil Irjen Polisi Tan Sri Ayob Khan Mydin Pitchay mengatakan, pihaknya akan membeberkan hasil penyidikan setelah penyidikan selesai berdasarkan Pasal 323 dan Pasal 427 KUHP serta penyidikan internal terkait tindakan disiplin.
“Dua penyelidikan ini sedang berlangsung. Jadi, berikan ruang kepada polisi untuk menyelesaikan penyelidikan dan hasil serta tindakan lebih lanjut akan diumumkan,” katanya setelah menghadiri Forum Utama Organisasi Kesadaran Kejahatan dan Keamanan Publik Penang di sini hari ini.
Dia mengatakan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) tidak akan melindungi petugas atau anggota mana pun yang terlibat dalam pelanggaran.
Ayob Khan mengatakan standar operasional prosedur (SOP) penangkapan memang telah ditetapkan dan memperbolehkan penggunaan kekerasan dalam keadaan tertentu.
Namun ia mengatakan, dalam situasi tertentu, terutama ketika tindakan tersangka dapat mengancam keamanan, tingkat kekerasan yang digunakan mungkin berbeda dan perlu dievaluasi berdasarkan situasi saat ini.
“Memang ada SOP yang ditetapkan dan anggota bisa menggunakan kekerasan seminimal mungkin jika tersangka melawan, tapi kekerasan itu harus wajar tapi kadang ada ‘garis abu-abu’ juga, ada kekuatan yang harus kita perhatikan juga.
“Jika tindakan tersangka melawan dan dapat mengancam keamanan, kami tidak akan menggunakan kekuatan minimum, kami harus menggunakan kekuatan yang lebih besar,” ujarnya.
Sebelumnya, PDRM membenarkan adanya video viral yang memperlihatkan penangkapan seorang pria di depan toko aksesoris sepeda motor di Jalan Tunku Putra, Kulim yang terjadi saat operasi patroli pencegahan kejahatan.
Wakil Kapolres Kulim DSP Tengku Mohd Faisal Tengku Yeng mengatakan, rekaman video berdurasi 29 detik yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pria ditarik dari sepeda motor hingga terjatuh sebelum diinjak polisi.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.