PERTANYAAN
Assalamu alaikum wr-wb… Ustat izinkan saya bertanya tentang ilmu sihir dan perdukunan..
1. Bisakah kita membunuh pelaku sihir pemisah dan pelaku sihir penyakit?
2. Bagaimna batasan dalam islam dalam mensikapi pelaku sihir?
jazakallah khair..
JAWABAN
Wa’alaikumussalam Wa Rahmatullah Wa Barakatuh
1. Para ahli hukum menyepakati perselingkuhan para penyihir, dan hukuman mati bagi mereka.
Yang para ulama berbeda pendapat adalah hukuman matinya apakah karena murtadnya atau karena itu sebuah kejahatan pidana yang dihukum telah.
Imam Ibnu Taimiyah menginformasikan:
Kebanyakan ulama berpendapat bahwa dukun itu kafir dan wajib dibunuh, dan terbunuhnya dukun itu telah dibuktikan atas wewenang Umar bin Al-Khattab, Utsman bin Affan, Hafsa binti Omar, Abdullah bin Omar, dan Jundub bin Abdullah.
“Mayoritas ulama berpendapat bahwa dukun itu adalah orang-orang kafir yang wajib dibunuh. Telah ditetapkan (riwayat) bahwa dukun itu dibunuh oleh ‘Umar bin al-Khatthab, ‘Utsman bin ‘Affan, Hafshah binti ‘Umar, ‘Abdullah bin ‘Umar, dan Jundub bin ‘Abdillah.” (Majmu’ Al Fatawa, 29/384)
Yang memiliki otoritas adalah pemimpin negara dan aparatnya, bukan individu atau lembaga masyarakat, sebagaimana kata Imam Ibnu Katsir:
Tidak ada seorangpun yang berhak membunuhnya, tapi itu terserah imam atau wakilnya
Maka yang membunuhnya bukanlah salah satu umat, melainkan tugas imam atau wakilnya (aparat). (Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 2/373)
2. Sama seperti menyikapi kemungkaran lainnya. Sebagaimana tertera dalam hadits Shahih Muslim:
Barangsiapa di antara kamu melihat suatu keburukan, hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya; jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya; dan jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itulah yang paling lemah imannya.
Barangsiapa di antara kamu melihat keburukan hendaknya mencegahnya dengan tangannya. jika ia tidak mampu, hendaknya ia mencegahnya dengan lisan, jika ia tidak mampu, hendaknya ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah iman yang paling lemah.
Ubahlah dengan tangan, artinya ubahlah dengan kekuatan, wewenang, dan otoritas.
Jika tidak mampu, maka dengan lisan yaitu nasihat dan peringatan.
Jika tidak mampu juga, maka dengan hati yaitu menunjukkan ketidaksetujuan, ketidaksukaan, tidakridha, dan benci di hati.
Wallahu A’lam
Farid Nu’man Hasan
Terkait
Game News
Review Film
Rumus Matematika
Anime Batch
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime
Gaming Center
Gaming Center
Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.