TH Siap Hadapi Skenario Apapun, Utamakan Kesejahteraan Jemaah
SEPANG15 April (Bernama) — Tabung Haji (TH) telah melakukan persiapan matang menghadapi segala kemungkinan konflik di Asia Barat, termasuk memberikan prioritas kepada jamaah haji Malaysia termasuk keamanan, perlindungan asuransi, dan kelancaran operasional musim haji 1447H/2026M.
Wakil Direktur Penyelenggaraan Haji Tanah Air 1447H/2026M Mohd Norber Kassim mengatakan TH selalu memantau perkembangan saat ini dan telah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan urusan haji berjalan lancar.
Ia mengatakan TH memiliki rencana bencana dan standar operasional prosedur (SOP) yang akan disesuaikan dengan situasi saat ini.
“TH sudah menyiapkan rencana bencana yang sebelumnya bahkan sebelum krisis perang ini, TH sudah punya SOP, sudah punya rencana bencana.
“Jadi rencana ini insya Allah akan kami sesuaikan sewaktu-waktu berdasarkan situasi,” ujarnya kepada wartawan usai berkeliling bersama media operasional musim haji 1447H/2026M.
Ia mengatakan TH juga meminta masukan dari Dewan Keamanan Nasional (MKN) dan telah menjalin kontak dengan pemerintah Arab Saudi untuk mengetahui perkembangan terkini konflik tersebut.
“TH juga sudah mendapat kepastian dari pemerintah Arab Saudi bahwa ibadah haji akan tetap berjalan seperti biasa. Jadi, musim ini akan tetap berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Mohd Norber juga meyakinkan bahwa kesejahteraan jamaah haji Malaysia, termasuk aspek perlindungan dan asuransi, berada di bawah pengelolaan TH.
Insyaallah semuanya di bawah pengelolaan TH. Jemaahnya jemaah haji Malaysia dan dikelola TH. Insya Allah semua aspek itu akan kita lihat, ujarnya.
Penerbangan pertama jamaah haji Malaysia ke Tanah Suci dijadwalkan dimulai pada 18 April, sedangkan penerbangan terakhir pada 20 Mei.
Sebanyak 100 penerbangan carteran khusus digunakan untuk mengangkut seluruh jamaah haji Malaysia yang melibatkan AMAL oleh Malaysia Airlines Bhd dan Saudia Airlines.
Selain itu, delapan stasiun pemberangkatan akan digunakan bagi jamaah haji seluruh Tanah Air untuk lapor mandiri, yaitu Kota Bharu di Kelantan, Kuala Terengganu (Terengganu), Alor Setar (Kedah), Bayan Lepas (Penang), Senai (Johor), Kuching (Sarawak), Kota Kinabalu (Sabah) dan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.