Ops PeWA: Dampak JPJ terhadap Masyarakat Lokal yang Menyewakan Kendaraan kepada Orang Asing Tanpa Surat Izin

Ops PeWA: Dampak JPJ terhadap Masyarakat Lokal yang Menyewakan Kendaraan kepada Orang Asing Tanpa Surat Izin

SHAH ALAM, 18 Juni (Bernama) — Dinas Perhubungan Jalan Raya (JPJ) Selangor mendeteksi ulah segelintir warga sekitar yang menyewakan atau membiarkan kendaraannya dikemudikan asing tanpa surat izin mengemudi yang sah melalui Operasi Pemandu Warga Asing (PEWA) yang dilakukan sejak awal tahun ini.

Wakil Direktur JPJ Selangor Datuk Ahmad Kamarunzaman Mehat mengatakan, hal tersebut terungkap saat pemilik mengajukan klaim setelah kendaraannya disita dan kasusnya dibawa ke pengadilan.

Ia mengatakan, hal serupa juga terjadi pada operasi terakhir selama tiga hari yang dimulai Selasa lalu di sekitar Balakong, Puchong, Petaling Jaya dan Persiaran Hamzah Alang di sini, bekerja sama dengan Departemen Imigrasi Selangor (JIM) dan pemerintah daerah (PBT) termasuk Dewan Kota Subang Jaya (MBSJ) dan Dewan Kota Petaling Jaya (MBPJ).

“Pemilik dan pengemudi kendaraan asing harus membayar denda perintah pengadilan sebelum kendaraannya dapat dikeluarkan dari depo sitaan JPJ. Jika tidak membayar denda maka kendaraannya tidak dapat dikenakan denda,” ujarnya dalam jumpa pers Ops PEWA di JPJ Selangor di sini hari ini.

Menguraikan operasi tersebut, Ahmad Kamarunzaman mengatakan, total penindakan yang dilakukan sebanyak 304 kendaraan yang terdiri dari 125 sepeda motor, 90 kendaraan pribadi, 74 kendaraan barang, dan 15 kendaraan pelayanan umum.

Selain itu, kata dia, total pengemudi asing yang ditindak berjumlah 239 orang dengan jumlah terbanyak adalah warga negara Myanmar yakni 50 orang, disusul Bangladesh (46), Indonesia (44), India (10), dan negara lainnya (89).

Dikatakannya, dalam operasi tersebut juga terdapat 734 pelanggaran dengan jumlah kasus tanpa Surat Izin Mengemudi Kompeten terbanyak sebanyak 268 kasus, disusul tanpa Surat Izin Kendaraan Bermotor (207), tanpa jaminan asuransi (178), tanpa Surat Izin Kendaraan Barang (77), dan tanpa Surat Izin Pelayanan Umum (empat).

Sebanyak 95 kendaraan turut disita yang terdiri dari 61 sepeda motor, 23 kendaraan barang, sembilan kendaraan pribadi, dan dua kendaraan pelayanan umum.

Ahmad Kamarunzaman mengatakan, pihaknya juga menemukan beberapa kendaraan yang digunakan WNA tidak dirawat dengan baik, antara lain ban yang sudah aus dan sistem rem tidak berfungsi sempurna sehingga menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.

Oleh karena itu, ia memperingatkan pemilik kendaraan, pengusaha dan perusahaan transportasi bahwa berdasarkan Pasal 109 Undang-Undang Transportasi Jalan Tahun 1987, pemilik terdaftar bertanggung jawab atas segala pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi yang mengemudikan kendaraannya termasuk orang asing.

Kata dia, berdasarkan Pasal 64 UU yang sama, JPJ berwenang menyita kendaraan jika pengemudi asing tidak memiliki Surat Izin Mengemudi yang masih berlaku.

Bagi perusahaan angkutan yang mempekerjakan pengemudi ilegal, tindakan termasuk penangguhan atau pembatalan izin dapat dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Angkutan Umum Darat tahun 2010.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch