Makin Langka, Tak Ada Lagi ‘MOHD’ pada Nama Anak

Makin Langka, Tak Ada Lagi ‘MOHD’ pada Nama Anak

Diperhatikan atau tidak? kebanyakan nama anak saat ini sudah jauh berbeda dengan dulu.

Kalau dulu, sebut saja nama MOHD’, satu kelas bisa angkat tangan.

Namun disadari atau tidak, nama keramat ini semakin ‘jarang’ jika kita melihatnya di dekat akta kelahiran.

Kemana perginya semua ‘MOHD’? Apakah sudah diganti dengan nama yang lebih modern atau unik?

Harus dijabarkan secara lengkap

Baru-baru ini melalui postingan di halaman resmi Departemen Pendaftaran Nasional Penang, diinformasikan bahwa setiap orang tua tidak diperbolehkan lagi mendaftarkan nama anaknya menggunakan singkatan ‘MOHD’.

Dapat dipahami bahwa inisiatif ini adalah untuk memastikan ejaan yang benar bagi generasi baru dengan menggunakan ejaan penuh.

“Nama yang sudah tidak dimiliki anak-anak lagi adalah MOHD. Namanya harus ditulis lengkap Mohamad, Muhamad atau Muhammad,” tulis pesan tersebut.

Selain MOHD, MD, MHD, ABD dan singkatan lainnya tidak dapat didaftarkan.

Sementara itu, saat mengunjungi kolom komentar, rata-rata masyarakat memberikan reaksi beragam, termasuk mereka yang memiliki singkatan nama di Kartu Tanda Penduduk (IC) masing-masing.

Bahkan ada yang mengakui ejaan nama tersebut lebih baik secara lengkap meski termasuk generasi yang menggunakan singkatan tersebut.

“Saya termasuk generasi di IC bernama MOHD. Tapi akan lebih indah jika ditulis lengkap Muhammad,” ungkap seorang pengguna.

“Disadari atau tidak, nama Mohd melambangkan identitas khas Malaysia, tidak ada apa pun di dunia ini selain Malaysia. Saya salah satu nama yang dimiliki Mohd,” tulis yang lain.

“Mohd ada karena singkatan Muhammad dalam aksara Jawa (Mim-Ha-Mim-Dal),” berbagi yang lain.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch